HOME
Home » Tips Jerawat » Jenis Macam Jerawat Yang Wajib Anda Ketahui

Jenis Macam Jerawat Yang Wajib Anda Ketahui

Posted at June 1st, 2017 | Categorised in Tips Jerawat

Jenis – jenis jerawat. Ini merupakan penyakit kulit yang datangnya tidak dapat diduga namun akibatnya dapat dirasakan, salah satunya adalah bikin kita tidak percaya diri. Hampir setiap orang pernah mengalami jerawat, yang bikin cemas adalah jika jerawat membuat masalah baru yaitu bekas jerawat. Orang bisa putus asa jika tidak tahu cara menghilangkan bekas jerawat. Namun jika kita tidak memperlakukan jerawat dengan kasar, apapun macam jerawatnya tidak akan meninggalkan jerawat yang parah.

 

JENIS JERAWAT

Menurut berbagai sumber jerawat yang timbul pada setiap orang memiliki jenis yang berbeda – beda. Berikut ini adalah beberapa jenis jerawat yang perlu kita ketahui :

  • Komedo Terbuka (blackhead). Jenis jerawat yang satu ini lebih dikenal sebagai komedo disebabkan oleh pori-pori tersumbat sebagian atau kelenjar keringat yang menghasilkan akumulasi minyak berlebihan. Biasanya bakteri, sel kulit mati dan keratin sering terjebak dalam pori-pori ini. Campuran zat penyumbat atau sebum mengalami oksidasi karena terkena udara dan berubah warna menjadi gelap. Biasanya terjadi pada hidung
  • Komedo Tertutup (Whitehead). Jenis jerawat ini mungkin juga sering anda dengar, ini  terjadi akibat adanya penyumbatan pori-pori atau kelenjar keringat dengan akumulasi minyak yang berlebih, bakteri, sel kulit mati dan keratin. Komposisi campuran zat penyumbatnya sama dengan komedo terbuka. Karena whiteheads tidak memiliki celah, maka campuran sebum tidak terkena udara dan tidak teroksidasi. Warnanya tetap putih namun kadang kekuningan. Penampilan fisiknya ditandai sebagai benjolan kecil putih. Komedo tertutup juga biasanya tidak disertai peradangan. Whiteheads dapat muncul di mana saja pada kulit.
  • Papula (Benjolan Merah). Papula adalah jenis jerawat yang memiliki karakteristik gundukan merah, sedikit meradang, namun tidak memiliki puncak karena belum penuh dengan nanah. Komedo yang tidak diobati dapat memburuk menjadi papula ketika dinding kelenjar yang terinfeksi meletus, sehingga memungkinkan campuran sebum dan bakteri menembus kulit di sekitarnya. Ketika sel-sel darah putih masuk ke kelenjar yang meletus untuk melawan infeksi, terjadi peradangan. Jika tidak diobati, papula dapat memperburuk menjadi pustula.
  • Pustula (Benjolan Merah Dengan Puncak Putih). Ketika papula tidak diobati selama beberapa hari, akumulasi sel darah putih secara bertahap bergerak ke permukaan kulit. Pustula memiliki ciri-ciri memiliki noda di bagian tepi, meradang berwarna kemerahan dan bagian tengahnya berwarna kekuningan atau putih. Pustula sebenarnya merupakan standar dari istilah jerawat yang banyak disebutkan orang.
  • Nodul dan Kista. Jenis jerawat ini kondisinya lebih parah, yang sampai menimbulkan benjolan dan kista yang besar di bawah permukaan kulit ini lebih parah daripada jenis sebelumnya. Peradangan umum ditemui pada jerawat jenis ini dan juga menyakitkan jika disentuh. Nodul dan kista terbentuk ketika sebuah folikel meradang meletus di bawah kulit. Campuran sebum akibat peradangan kemudian menyebar ke seluruh folikel di sekitarnya dan menginfeksi pori-pori di sekitarnya. Sebaiknya jangan meremas dan memencet noda ini karena perawatan yang tidak benar dapat mengakibatkan infeksi lebih dalam dan luas, juga dapat menyebabkan peradangan kulit berkepanjangan dan bekas luka yang sulit dihilangkan. Jika dibiarkan, jerawat nodul dan kista dapat terbentuk lagi di tempat yang sama. Sebaiknya segera temui dokter kulit.

 

JENIS JERAWAT YANG PARAH

Jenis jerawat yang berikut ini adalah jerawat yang parah sekali sehingga menimbulkan kerusakan besar pada kulit :

  • Jerawat Conglobata. Jerawat conglobata adalah jenis jerawat yang lebih sering terjadi pada laki-laki daripada perempuan pada usia 18 – 30 tahun. Penampilan fisiknya sering ditandai dengan benjolan yang meradang, besar, saling menyambung dan tetap aktif selama bertahun-tahun. Jerawat ini paling sering ditemukan pada wajah, dada, punggung, pantat, lengan atas dan paha. Kondisi ini biasanya dimulai dengan komedo yang memperburuk menjadi jerawat nodul dan kista. Nodul dan kista tersebut kemudian dapat terus pecah dan terhubung sehingga menciptakan lesi yang berulang. Jika tidak diobati, jerawat conglobata dapat menyebabkan kerusakan kulit yang tak dapat dihilangkan.
  • Jerawat Fulminans. Jenis jerawat parah yang ini  juga dikenal sebagai jerawat ulseratif akut dan terjadi jika pengobatan jerawat conglobata tidak berhasil. Individu yang terkena akan mengalami rasa sakit dan peradangan pada sendi ditambah dengan masalah kulit akibat jerawat conglobata. Pembengkakan kelenjar getah bening di leher, penurunan berat badan ekstrim dan kekakuan otot dapat terjadi.

 

MAKANAN PENYEBAB JERAWAT

Timbulnya penyakit dapat disebabkan oleh banyak faktor, salah satunya adalah dari faktor makanan. Begitu juga dengan masalah jerawat. Terlepas dari persoalan perawatan kulit wajah, apa pun jenis jerawat dapat disebabkan karena makanan tertentu.

Berikut ini adalah beberapa jenis makanan yang dapat menjadi penyebab timbulnya jerawat :

  • Gula dan makanan manis. Salah satu makanan yang menjadi salah satu penyumbang peningkatan lemak ditubuh ternyata bukan hanya makanan berminyak saja. Gula termasuk salah satu makanan yang mampu meningkatkan kadar lemak di tubuh. Sehingga saat berlebihan akan menjadikan wajah anda berminyak dan berjerawat. Sebisa mungkin hindari makanan jenis ini.
  • Gorengan. Makanan yang mengandung banyak lemak seperti gorengan dan sejenisnya karena termasuk makanan penyebab jerawat. Hal itu disebabkan karena lemak yang kita makan akan disimpan oleh tubuh. Ketika lemak yang disimpan di tubuh mulai berlebihan maka akan dikeluarkan melalui pori-pori kulit. Kulit bagian tubuh yang paling sering mengeluarkan minyak adalah wajah. Ketika wajah berminyak akan membuat jerawat mudah tumbuh. Maka sebaiknya hindari makanan berlemak dan kaya minyak.
  • Kafein. Kandungan kafein tidak hanya terdapat pada kopi saja, tetapi terdapat juga pada coklat, teh, obat penahan sakit, minuman berenergi, dan lainnya. Kafein sendiri memicu munculnya adrenalin merilis hormon penyebab stres. Stres akan sangat berpengaruh dan memicu jerawat untuk kembali muncul.
  • Makanan bahan susu. Jenis makanan berbahan susu ini termasuk makanan penyebab jerawat yang harus dihindari. Diantaranya yaitu keju, yoghurt, coklat, susu cream, susu cair, dan sejenisnya. Produk makanan berbahan susu berasal dari sapi hamil yang juga kaya akan hormon. Saat hormon tersebut masuk di tubuh manusia akan di rubah menjadi DHT (dihydrotestosteron). Zat tersebut akan memicu munculnya jerawat di tubuh anda. So, sebaiknya menghindari atau minimal mengurangi porsinya.
  • Alkohol. Alkohol sangat tidak di anjur bagi anda yang ingin memiliki wajah bersih dari jerawat. Karena dengan mengkonsumsi alkohol maka akan menimbulkan resiko terjadi kerusakan pada aliran darah. Jika hal itu terjadi maka akan memicu jerawat dan membuat kulit lebih cepat keriput dan kusam.

Demikianlah beberapa jenis atau macam jerawat yang biasanya timbul, dan beberapa jenis makanan yang dapat memicu timbulnya jerawat.

Baca juga : Cara Mencegah Jerawat

Related Post to Jenis Macam Jerawat Yang Wajib Anda Ketahui

Apa Itu Komedo

Pengertian Definisi Apa Itu Komedo

Posted at May 4, 2017

Pengertian Komedo Apa itu komedo?  Sehari – hari kita sering mendengar istilah “komedo” . Ada yang menganggap komedo itu... Read More

cara mencegah jerawat

Cara Mencegah Jerawat Dengan Mudah

Posted at April 30, 2017

Cara mencegah jerawat. Jerawat selalu menjadi masalah buat orang yang ingin tampil menarik, karena penyakit kulit yang satu ini... Read More


error: Content is protected !!